Kedung-(6 juli 2026)Guna mencegah penambahan yang ada di Desa Kedung maka hari ini Pemdes bersama lembaga,tokoh masyarakat,kader posyandu dan kader RDS mengadakan Rembug Stunting dengan narasumbe dari kecamatan,Pendamping Desa(PD) dan Puskesmas Pancur.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronos dan infeksi berulang,terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan(HPK) anak stunting di tandai dengan tinggi badan yang berada jauh di bawah rata-rata kurva pertumbuhan standar.
Berikut adalah detail penting terkait stunting.
- Periode emas(1.000 HPK) : Kondisi ini di mulai dari janin di dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun jika kebutuhan nutrisi ibu dan bayi tercukupi dampaknya bersifat permanen.
- Dampak jangka panjang: Tidak hanya masalah fisik (tubuh pendek),stunting menyebabkan hambatan perkembangan otak yang menurunkan kemampuan belajar serta meningkakan resiko penyakit metabolik(seperti diabetes dan obesitas) di usia dewasa.
Penyebab utama: kurangnya asupan protein hewani,sanitasi dan lingkungan yang buruk(memicu infeksi seperti diare/cacingan)serta pola asuh dan praktik pemberian makanan yang salah.
Pencegahan: Memenuhi nutrisi seimbang sejak masa kehamialn,memberi ASI eksklusif 6 bulan,melanjutkan dengan MPASI kaya protein hewani serta kebersihan lingkungan.
Adapun usulan rembung stunting sebagai berikut:
a.Pemberian vitamin
b. Pengadaan alat kesehatan seperti timbangan bayi,batu baterai)
c.Perbaikan jalan ke gedung posyandu